Episode dimulai saat Zeno dipaksa keluarga besar berlutut dan dituduh mencoba mencekik Tuan Muda Niko. Ia menolak mengaku bersalah dan mengungkapkan perlakuan yang dialaminya: dipukuli dengan tongkat, dipaksa makan daging mentah, ditekan kepalanya ke toilet, bahkan pernah dikembalikan ke pusat rehabilitasi/rumah sakit jiwa. Keluarga menyangkal dan mendesak Nyonya Besar agar memaksa Zeno minta maaf, mengancam tidak mengakui dia sebagai anak bila menolak. Episode berakhir dengan ancaman peminggiran dan kemungkinan dikembalikan ke institusi, meninggalkan nasib Zeno tergantung pada apakah ia mau dipaksa minta maaf.