Dalam suasana tahun baru, Jodi menegur ayah mertuanya karena meminjamkan 50 juta—yang ternyata adalah mahar pernikahannya dengan Eni—tanpa pikir panjang. Teguran itu memicu kemarahan keluarga istrinya. Kakak iparnya menyerang Jodi secara fisik dan verbal, menyebutnya yatim piatu yang tidak tahu berterima kasih. Konflik memuncak saat ayah mertua menuntut Jodi membayar dana pensiunnya dan istrinya sebagai syarat menyelesaikan masalah. Jodi menolak dengan tegas, menanyakan dasar hukum tuntutan itu. Merasa tidak dihargai dan diperlakukan semena-mena, Jodi akhirnya memutuskan untuk pergi, meminta istrinya membawa anak mereka dan meninggalkan rumah itu bersama dirinya.