Seorang pria memutuskan membangun markas baru di lingkungan yang dianggap bagus, meski harus mengorbankan seluruh nyawa penduduk desa sebagai bagian dari ritual kultivasi selama 300 tahun. Seseorang yang menyaksikan mengkritiknya karena pengorbanan tersebut dinilai sia-sia dan berbahaya, bahkan sempat berkonflik dengan pria itu yang berjanji akan membunuh pengkritiknya setelah berhasil. Pria itu kemudian memilih lokasi di kota kecil yang pulih dengan aura darah kuat untuk memperkuat basisnya. Episode berakhir dengan pengamatan karakter lain yang meremehkan kekuatan musuh yang dianggap hanya untuk hiburan.