Denny terpilih menjadi tuan Pedang Pemusnah, mendapatkan pedang kelas sakti WY yang mengakui tubuhnya sebagai pedang. Meski dipuji dan dianggap harapan sekte, Denny menolak menyatukan darahnya dengan pedang itu karena merasa dihina dan dijadikan alat oleh sektenya. Tekanan muncul saat saudaranya mendesak Denny menerima takdirnya demi masa depan sekte. Dalam konflik batin, Denny menganggap dirinya bukan bagian dari sekte dan menolak kebersatuan, bahkan saat ancaman terhadap roh pedang yang harus dibangunkan makin nyata, meninggalkan ketidakpastian nasibnya dan roh pedang tersebut.