Lia menolak menghadiri pesta tunangan dengan Erik lalu mendorong Yeri ke kolam; Yeri hampir tenggelam dan dilarikan ke rumah sakit setelah diselamatkan oleh seorang satpam. Di tengah kekacauan, kantor mengabarkan bahwa barang-barang Lia dibakar, namun sebuah paket—mawar dari Erik saat ulang tahun ke-18—diterima. Bibi Siska mengungkap satpam yang menyelamatkan Yeri, bukan Erik, dan rumor bahwa kedekatan itu bisa disalahartikan mulai merebak. Erik datang, menegur Lia atas tindakan yang membuat Yeri pingsan, memerintahkannya mengaku di Aula Leluhur dan menjanjikan akan memohon untuknya. Lia harus memutuskan apakah ia akan mengakui perbuatannya.