Di hadapan keluarga Terada, Lia dituduh mencoba menenggelamkan Yeri yang kini di ICU; keluarga menegaskan nyawa putri mereka hampir hilang kalau Erik tak menyelamatkan Yeri. Tudingan memicu sidang keluarga di hadapan leluhur: Om dan Leon memerintahkan hukuman 20 kali cambuk. Erik—yang memperkenalkan Lia sebagai tunangannya—memohon agar dia minta maaf agar masalah selesai, tapi Lia berdiri keras dan menolak mengaku bersalah. Eksekusi dimulai; 'ini yang pertama' terdengar saat cambukan pertama dijatuhkan. Dengan Lia tetap membangkang, keputusan selanjutnya dan konsekuensi hukuman masih menggantung.