Zeno tiba di sebuah kantin dan memicu kekacauan karena memecahkan piring, tapi dia segera mengingatkan orang lain untuk mengikuti aturan dan menyelesaikan tugas. Zeno kemudian mengumumkan niatnya membeli kantin tersebut, mengagetkan pemiliknya yang menyebut harga fantastis, setara dua tahun gaji. Dia menawarkan tip besar agar dipertemukan dengan sang bos, tetapi menolak membantu seseorang yang melanggar aturan, membuat orang itu ketakutan. Bos kantin akhirnya dipanggil, tapi suasana berubah tegang saat mereka membahas rencana Zeno yang mencurigakan, menyisakan pertanyaan tentang tujuan sebenarnya pembelian kantin ini.