Seorang wanita terbangun di tempat asing dan kaget menemukan dirinya hamil padahal ia seorang mahasiswi yang belum pernah berciuman. Ia menyadari dia adalah Nita, tokoh wanita jahat dari sebuah novel: dicurigai berselingkuh, keluarga menekan agar ia bercerai dan menggugurkan kandungan. Ia menolak gugur; ibunya memohon menjaga anak, sementara Nita bersikeras tak mau menguntungkan Keluarga Howie. Setelah lompatan satu tahun dan pengungkapan nasib Nita dalam novel, suaminya Alif awalnya setuju bercerai sehingga dokumen ditandatangani dan ia dicemooh. Namun di akhir Alif berkata, "Aku nggak mau cerai," meninggalkan perceraian dan nasib anak itu belum terselesaikan.
Nita dikepung saat seorang pria yang mengaku 'putra bos pabrik' menuntut pengembalian kupon dan uang dari keluarganya, mengancam perusakan rumah tangga. Ia membantah klaim itu, menuduhnya buruh yang menipu, lalu memperingatkan bahwa suaminya adalah Ketua Militer dan akan melaporkan pelanggaran. Ketegangan berlanjut sampai Nita mengungkapkan ia hamil — "buah cinta dengan Alif" — dan menolak aborsi. Pengakuan itu mengubah sikap keluarga; mereka menerimanya dan berterima kasih. Namun pria itu menuduh trik dan ada momen canggung ketika seseorang nyaris mencium Nita, meninggalkan konflik dan konsekuensi yang belum terselesaikan.
Nita dipertanyakan setelah seseorang mengancam bunuh diri untuk memaksa perceraian, lalu mendadak berubah pikiran. Di hadapan bos dia pura-pura polos, menolak cerai dan bersumpah akan melahirkan anak Alif—sumpahnya dikemas dengan lelucon mie instan dan teh susu. Alif bingung saat Nita mulai memanggilnya "sayangku" berulang kali. Rekan mengungkap Nita menikah karena melihat uang Alif dan pria itu masih memeras mereka. Nita menyuruh Alif beres-beres, lalu menemukan cangkir porselen antik dan bertanya apakah akan dijual. Keputusan soal perceraian, pemerasan, dan nasib cangkir antik masih menggantung.
Episode dimulai saat protagonis menemukan sistem yang memberinya 100 koin emas dan pilihan menukar barang lama untuk membeli beras, tepung, minyak, bahkan pembalut; ia menyadari bisa hidup di era 70-an sekaligus mengumpulkan kekayaan. Nita pulang dan, berpakaian mencolok, membantu ibunya memakai perhiasan sementara seorang wanita yang dicurigai bersikap manis untuk tetap tinggal di rumah mereka. Kemudian Alif dipanggil, memperhatikan bendo mutiara dan bertanya apakah wanita itu 'tokoh utama asli'—nama Santi muncul, menimbulkan pertanyaan tentang identitas wanita dan motifnya yang belum terjawab.
Episode ini dimulai dengan perbincangan tentang novel: setelah Alif cerai keluarga Howie diasingkan ke desa, namun 'aku' menegaskan dia tidak bercerai dengan Alif sehingga timbul kebingungan. Di rumah, Santi menarik perhatian Alif sementara Jodi mengejek kemampuan baca 'aku' dan membandingkan dengan Kak Santi. Gosip perceraian muncul lalu dibantah, tapi terungkap ada upaya mengusir 'aku' demi naik posisi. Kak Nita hamil dan kemungkinan tak ikut ke desa, lalu 'aku' memutuskan untuk ikut ke desa demi tanggung jawab keluarga — keputusan yang mengejutkan dan meninggalkan konsekuensi yang belum selesai.
Nita, yang baru mengaku hamil, memutuskan pergi ke desa untuk bekerja meski keluarganya meragukan ketahanan tubuhnya dan statusnya. Beberapa menyindir kehidupan kota Nita, menyangka ia takkan tahan menderita di sawah, sementara bisik-bisik menuduhnya akan bercerai dengan Kak Alif. Ada yang meyakinkan bahwa akan ada yang menemaninya dan bahkan memuji Nita pantas menjadi menantu Keluarga Howie. Nita tetap memilih pergi; Santi masih berada di lokasi saat perpisahan. Episode berakhir dengan ketegangan: kepergian Nita menimbulkan keraguan tentang apakah ia bisa bertahan dan sampai kapan ia mampu berpura-pura.
Di rumah yang sedang merapikan barang, Nita mengumpulkan harmonika, kaset, radio, dan menyebutnya 'barang berhargaku' meski anggota keluarga menolak. Saat mencari nilai, dia menemukan harmonika logam yang bisa dijual 200 ribu dan melihat sistem yang hanya ia bisa lihat menawarkan 3.000 koin emas dengan syarat tinggal di desa setahun; koin itu tak cukup. Ayah mengumumkan sisa uang keluarga 600 ribu dan beberapa kupon untuk makanan serta rencana berangkat ke desa besok setelah tuduhan terhadap Keluarga Howie menguras biaya. Nita mengatakan, 'Aku pergi beli,' meninggalkan keputusan tentang koin dan kebutuhan keluarga belum terselesaikan.
Nita mendesak ayah dan ibu memberi uang terakhir keluarga untuk investasi; ayah awalnya takut uang akan dilarikan, Nita meyakinkan bahwa caranya halal dan menyebut belum cerai dari Alif sehingga tak bisa melarikan diri. Ia berpikir beli barang yang bisa disimpan lalu memilih perangko edisi terbatas 1976 setelah tahu harganya 500 koin per lembar. Penjual menawarkan 200 lembar, Nita menghitung potensi 100.000 koin emas dan menuntut membeli semuanya, termasuk baris belakang. Episode berakhir pada keputusan risiko tinggi itu, meninggalkan taruhan finansial dan konsekuensi keluarga yang belum terselesaikan.
Episode dibuka dengan notifikasi sistem tentang penjualan dan konversi koin: 230 ribu, lalu 600 ribu ditukar menjadi 400 juta, yang memberi harapan finansial. Namun keluarga terpecah ketika anggota menuduh Nita tak berniat baik; mereka khawatir akan kelaparan. Perdebatan memuncak, seorang anggota pergi mencari komandan untuk meminjam kupon. Ayah diberitahu bahwa satu-satunya yang bisa dijual adalah jam tangan warisan kakek. Ucapan 'sayangku' yang berulang dan tuduhan sandiwara mempertebal kecurigaan; keputusan meminjam kupon atau menjual warisan menutup episode dengan konsekuensi yang belum terselesaikan.
Nita Sania, mahasiswi modern, melintasi sebuah novel dan menjelma menjadi mantan istri yang dulu dibenci, kini hamil oleh Alif Howie, tokoh utama. Ia menolak takdir aslinya yang berujung pada perceraian dan pengguguran, lalu sengaja mengubah sikap menjadi lembut untuk memikat Alif. Ketegangan muncul ketika Santi Liman, yang lama mencintai Alif, menjadi ancaman; Nita memilih pergi ke desa untuk mengubah keadaan. Dengan bantuan satu-satunya alat aneh—sistem supermarket yang cuma dia lihat—Nita memperbaiki kehidupan penduduk dan merebut hati keluarga Howie. Santi berulang kali berusaha mencelakainya dan akhirnya ditangkap karena meracuni orang. Nita dipuji atas kemakmuran desa dan kembali ke kota bersama Alif, memulai hidup bahagia baru.