Di episode ini, Pak Ari berkonfrontasi dengan Pak Yudi yang meremehkan dan merendahkan seorang supir, walau Pak Yudi sendiri terlihat takut pada Pak Ari. Setelah Pak Ari menegur perilaku Pak Yudi yang tidak hormat, Pak Yudi memutuskan untuk memberhentikan seorang karyawan yang bersalah kepada Bu Nurul. Sementara itu, muncul ketegangan terkait kartu yang hanya berisi dana biaya hidup yang dikirim oleh putri Pak Ari, memicu kecurigaan Pak Yudi. Namun, fokus beralih ke perusahaan yang berhasil melewati krisis utang, dan Pak Ari mengajak untuk merayakan keberhasilan tersebut. Situasi menjadi tegang saat Pak Yudi mendesak untuk segera membawa sebuah mesin, menandakan ada masalah besar yang belum terungkap.