Ahmad marah setelah Yulis memukulnya karena masalah kontrak senilai puluhan triliun, dan Wina mencoba menenangkan situasi dengan meminta Ahmad memaafkan Yulis. Ahmad melarang Wina datang membawa bekal dan mengusirnya dari kantor, menunjukkan ketegangan antara mereka. Wina tetap berusaha mempertahankan hubungan mereka dengan perhatian kecil seperti memasak, meski Ahmad meragukan niatnya. Konflik memuncak ketika Ahmad mengungkapkan bahwa proyek Yulis berkaitan dengan temannya yang menipu dan membohongi Grup Livina, menempatkan hubungan mereka dalam dilema besar yang belum terselesaikan.