Saat malam, rombongan bersiap berangkat; mereka berdebat soal transportasi dan menuntut seorang pria kaya membiayai sewa kereta kuda. Seorang wanita, dengan ibunya merawat luka di wajahnya, menceritakan bahwa ia menempuh Gunung Wuyi untuk menemukan ginseng ungu demi menyelamatkan Pangeran Jino. Pangeran sudah berjanji akan menikahinya jika racunnya teratasi, dan ibu menegaskan luka itu jadi bukti jasanya sampai pernikahan megah. Sebelumnya, seseorang minta digendong oleh 'penyelamat'-nya, menegaskan kelelahan perjalanan mereka. Titik balik terjadi ketika seorang pencuri meneriakkan "Kembalikan ginsengku!" — ginseng yang kini hilang mengancam pengobatan dan janji pernikahan itu.