Episode dimulai saat Lina tiba-tiba kembali ke keluarga kanselir dan dipertanyakan identitasnya; sebagian orang terkejut dan mencemooh. Pangeran Jino mengaku percaya dan membuktikan dengan merinci bagaimana dia menyelamatkan Lina delapan dan tujuh tahun lalu—menggendongnya dalam salju, menahan panah beracun—mengatakan bahwa akibatnya dia berutang tiga nyawa padanya. Ibu menyambut Lina dengan bahagia melihat cucunya yang sudah besar, sementara anggota keluarga menimbang perubahan drastis setelah lima tahun berpisah. Namun pengungkapan terakhir bahwa keberadaan ayah anak itu tak diketahui meninggalkan konflik praktis yang harus segera dihadapi.