Lingga yang berusia 18 tahun akhirnya mengalami kebangkitan kedua sebagai Naga Sayap Petir, mengubah statusnya dari Bakat Kelas Fana menjadi Kelas Sukma Naga. Namun, kebangkitannya dipandang rendah oleh sekelompok orang yang menganggapnya masih lemah dan sampah. Salah satu dari mereka menantang Lingga untuk bertarung dan berencana menghabisinya, menimbulkan ancaman langsung pada Lingga yang baru saja mulai menunjukkan kekuatannya. Konflik ini menegaskan bahwa perjalanan Lingga sebagai penyelamat umat manusia baru saja dimulai dan menghadapi tantangan besar yang belum terpecahkan.