Pada episode ini, lelang properti Taman Lombin dimulai dengan harga dasar 50 miliar dan cepat naik hingga mencapai 200 miliar. Para peserta lelang terkejut melihat Nona Leny, yang keluarganya jatuh miskin, masih ikut menawar besar, diduga dibantu keluarga Welo. Konflik berlanjut saat Hato, seorang pria misterius, muncul dan menunjukkan kemampuannya mengendalikan manusia biasa hingga mampu mengambil jiwa hanya dengan menjentikkan jari. Tujuan Hato berubah dari berkultivasi di lahan pemakaman keluarga Husni menjadi mengincar cahaya emas murni, memicu ketegangan baru yang belum terselesaikan.