Endy tiba-tiba mengklaim memiliki dana sebesar 200 miliar rupiah, membuat keraguan dan keheranan orang-orang di sekitarnya yang mempertanyakan sumber kekayaannya. Saat mencoba membuktikan klaimnya, kartu yang digunakan Endy gagal dikenali, sehingga satpam berusaha mengusirnya. Namun, Pak Hery menduga Endy jujur dan meminta melihat kartu tersebut, lalu memperhatikan pola dan aura kartu bus yang dibawa Endy. Ketegangan meningkat saat keberadaan dana dan identitas Endy menjadi misteri yang belum terpecahkan, memicu pertanyaan serius tentang siapa sebenarnya Endy dan sumber uang besar tersebut.