Seorang wanita memohon kepada seorang pria untuk menyelamatkan anak yang merupakan keturunan satu-satunya Kaisar Serica dari pasukan pemberontak yang mengejar mereka. Dia menyerahkan liontin kekaisaran sebagai bukti dan janji bahwa jika anak itu selamat, pria itu akan menjadi permaisuri. Dalam pelarian mereka, wanita itu mengaku sebagai ibu sang anak dan bertekad melindungi serta menyembunyikannya. Beberapa waktu kemudian, anak itu menunjukkan bakat dengan meraih juara satu di perguruan, membangun harapan untuk masa depan yang hebat. Namun ancaman pemberontak masih menggantung, menimbulkan ketegangan yang belum terselesaikan.