Episode ini dimulai dengan kegelisahan Kekaisaran yang panik mencari Putra Mahkota yang hilang, mengerahkan 8.000 mata-mata. Seorang panglima tua, akibat luka parah di perbatasan, memerintahkan agar sang pangeran segera ditemukan dan wanita desa yang mengadopsinya diangkat sebagai bu Suri. Sementara itu, Putra Mahkota berjanji kepada ibunya untuk berhenti belajar bela diri dan mengikuti kakaknya agar ibunya tidak lagi ditindas. Namun, ibunya menegaskan bahwa ia harus belajar serius demi tanggung jawab besar yang menantinya. Putra Mahkota pun merancang strategi pura-pura gagal dalam ujian perguruan, lalu akan menunjukkan kekuatan sebenarnya di ujian militer demi menjadi juara dan melindungi ibunya. Ketegangan meningkat saat ibunya dipukuli, memicu tekad kuat sang putra untuk membalas budi dan menghadapi tantangan mendatang.