Sisil datang ke kamar Kakek membawa kue ketan, lalu dituduh sengaja mencari perhatian. Pak Theo menuduhnya licik, melarangnya masuk untuk menjelaskan, dan menegaskan bahwa bila tak bisa dijelaskan, hanya tindakan yang membuktikan. Saat Sisil bersikeras, Theo menyuruh HR menyiapkan surat pemecatan dan menelepon. Di depan kantor CW Teknologi rekan kerja mengumumkan bahwa Sisil dipecat dan merendahkan kemampuannya. Keputusan Theo memicu cemoohan kolega dan menempatkan Sisil pada titik di mana tindakannya selanjutnya akan terlihat sebagai konflik yang belum terselesaikan.