Winda menghadapi tekanan dari seorang wanita yang menuduhnya licik dan berusaha merebut suaminya, Kak Yuda. Konflik memuncak saat Winda yang tengah hamil tiga bulan merasa sakit karena pertengkaran itu. Kak Yuda berusaha menenangkan Winda dan siap mengurus administrasi agar Winda pulang, sementara wanita itu terus mengejek dan merendahkan Winda dengan klaim bahwa dia lebih pantas menjadi istri Kak Yuda. Ketegangan antara Winda dan wanita tersebut tetap belum terselesaikan dan memperlihatkan ancaman yang berkembang terhadap hubungan Winda dan Kak Yuda.