Winda yang tengah hamil bertekad membuktikan kemampuannya dalam tari tradisional meski dihadang keraguan dari Sinta, anggota grup seni yang meremehkannya dan menganggapnya sombong. Sinta menuduh Winda hanya ingin jadi pusat perhatian, sementara Winda menantang dengan menyebut dirinya ahli kebangkitan tari Burung Merak yang lama hilang. Konflik memuncak saat Winda berjanji akan menggunakan tarian itu untuk mempermalukan Sinta, yang menanggapi dengan kekecewaan mendalam dan menuduh Winda tidak menghormati tradisi. Ketegangan antara mereka menggantung tanpa penyelesaian, menimbulkan pertanyaan tentang masa depan grup seni.