Santi menghadapi rasa takut setelah orangtuanya mengatakan bahwa mereka telah menghabiskan semua uang untuk membeli rumah demi masa depannya. Orangtuanya menjanjikan bahwa kamar itu akan menjadi miliknya dan mereka akan selalu mencintainya, bahkan setelah kelahiran adik barunya. Mereka meyakinkan Santi bahwa adiknya tidak akan merebut kasih sayang, malah mereka akan mencintai keduanya lebih dari sebelumnya. Namun, saat Santi diam dan tak merespon, kekhawatiran mulai muncul. Episode berakhir dengan suasana genting saat Santi tak menjawab panggilan ayahnya, menimbulkan ketegangan yang belum terselesaikan.