Santi enggan merespon panggilan ibu yang khawatir karena kamarnya gelap dan tak ada tanda dia bangun. Ibu curiga Santi merajuk setelah mendengar Jeni sakit akibat ulah Santi yang cuek dan malah tidur. Meskipun Jeni hanya demam biasa, ibu mengecam sikap Santi yang dianggap iri dan tidak bertanggung jawab sebagai kakak. Ibu memerintahkan Santi segera keluar dan minta maaf, mengingatkan dia harus lebih dewasa. Ketegangan memuncak saat ibu mengancam memberi pelajaran kepada Santi jika terus berani melawan.