Santi biasanya mengantar Jeni berangkat kerja, tapi hari ini dia tidak ada, membuat sang ibu merasa tidak biasa. Ayah meminta Jeni tetap semangat dan berangkat kerja, menyebut kemungkinan harus lembur malam ini dan meminta seseorang menjaga Santi agar tidak stres. Jeni merasa lapar dan meminta Santi mengambilkan ASI dari kulkas, tapi takut jika ibunya tahu ASI tersebut kotor. Ketegangan muncul saat ibunya mengancam tidak mau dianggap ibu jika Santi tidak sujud minta maaf, sementara Jeni berusaha menenangkan bayi dan menahan ibunya yang mulai membuka sesuatu dengan marah. Konflik keluarga tetap belum teratasi saat episode ini berakhir.