Pasangan kontrak Nana dan Pak Adrian mulai hidup bersama di rumah keluarga Lesmana; Adrian meminta Nana berperan sebagai istri baik karena nenek tinggal bersama. Kegembiraan pecah saat kupon yang dibeli Nana menang enam puluh miliar, membuat Adrian terkesima dan menyuruh menukar tiket. Di sela itu Nana menerima telepon seseorang yang menuntut ia menggugurkan kandungan dan kembali menikah dengan si penelepon; Nana menolak, menyatakan sudah nikah, lalu dihujat. Nenek memberi gelang dan menyatakan rumah serta perlindungan keluarga Lesmana, memaksa penerimaan. Konflik telepon tentang kandungan dan tekanan keluarga tetap menggantung.