Episode dimulai dengan ketegangan di rumah: Selina sedang hamil dan diminta tidur bersama Nana atas permintaan nenek, sementara seorang pria menegaskan ia tak akan "macam-macam" dan menyerahkan kembali sebuah barang sambil mengatakan ia menikah hanya untuk menghidupi tiga anaknya dan akan mengembalikannya jika mereka bercerai. Nenek lalu menunjuk dokter Halim mengatur makanan Selina; makanan yang enak membuat Selina menangis, ia menyebut ayahnya kejam. Nana tiba-tiba menunjukkan gejala kehamilan dan bayi ikut muntah saat Selina muntah; dokter menjelaskan fenomena itu terjadi pada ayah juga, meninggalkan ketegangan soal hubungan dan janji pengembalian yang belum terselesaikan.