Permaisuri datang terlambat untuk upacara permohonan hujan karena kesulitan mengenakan pakaian yang sempit sejak melahirkan Rian; para pejabat mengomel tentang tubuhnya. Saat ia berusaha naik, anaknya Rian menolak ikut berdiri bersama karena menganggap ibunya jelek, dan Selir Cindy dilarang membawa Rian karena aturan bahwa hanya Permaisuri yang boleh naik. Tekanan meningkat saat upacara dimulai; staf menyuruhnya tarik napas, tetapi Permaisuri kehilangan kendali dan akhirnya lupa bernapas. Upacara tetap berjalan sementara kondisi Permaisuri membayangi keberhasilan ritual dan otoritasnya.