Episode ini dimulai dengan percakapan tentang keputusan kakek yang memilih seorang wanita yang dibesarkan di panti asuhan menjadi istri, menimbulkan rasa penasaran dan ketegangan di antara mereka. Pak Yandi menunjukkan ketidaksetujuan dan ancaman akan menceraikan wanita itu jika kakek tiada. Di sisi lain, kabar tentang seorang pria yang dinyatakan hidup kembali membuat harga saham Grup Felikan diprediksi naik drastis, dan rencana liburan mulai dibicarakan. Sementara itu, perempuan tersebut berusaha mandiri meski masih lemah, tapi mendapat perhatian dari orang lain yang membantu. Episode berakhir dengan ketegangan tentang status dan perasaan wanita itu yang merasa diperlakukan seperti anak kecil, meninggalkan ketidakpastian hubungan mereka ke depan.