Sunira sudah keluar dari penjara, tapi tidak memberi kabar kepada suaminya, Pak Yandi, yang sedang dirawat di rumah sakit setelah pingsan akibat anemia. Kakek Yandi berhasil mencari pendonor darah yang cocok, yang ternyata seorang wanita misterius. Saat Sunira datang untuk mengambil pakaian di hotel, dia dihadang dan dicurigai oleh Ali, bodyguard Pak Yandi, bahwa dirinya dianggap orang kalangan bawah yang membuat masalah dan berupaya menghancurkan hari itu agar Pak Yandi menceraikannya. Sunira berusaha melawan dan dilepaskan, sementara ketegangan soal hubungan mereka makin memuncak tanpa solusi yang jelas.