Sunira mengeluhkan Yandi yang terus disiksa, namun kakek menilai Yandi tak bisa mengeluh karena duduk di kursi roda. Sunira diminta segera makan dan bekerja keras sambil menjaga rumah. Kakek memberitahu Sunira agar Yandi diperiksa ke rumah sakit dengan harapan ia bisa bangkit. Saat Yandi pergi bekerja, Sunira disuruh mencari kerja juga. Namun, ada rencana gelap seseorang yang menyuruh Sunira ke hotel untuk mengambil pakaian Yandi dan menjebak Sunira agar terpisah dari Yandi. Sunira bersiap menjalankan rencana ini, sementara ancaman terhadap hubungannya semakin nyata.