Pada jamuan keluarga terungkap kado yang seharusnya karang merah ternyata karang hitam murah, memicu tudingan. Terbongkar juga bahwa Kediaman Jenderal terlilit utang dan ibu Harsa pernah mengambil karang merah sebagai mas kawin untuk membeli obat ayahnya; seorang pria mengatakan istrinya melihat ibu Harsa pinjam uang, sementara pelayan mungkin salah ambil kado. Nyonya Besar menagih Jenderal Muda Harsa menepati janji, Nala membela Harsa sebagai penyelamat kakaknya, dan Harsa berjanji mengirim karang asli. Sebuah ancaman—aku yang akan buat kau bayar mahal—menggantung sebagai konsekuensi yang belum terselesaikan.