Seorang wanita hamil dan suaminya, Dicky, harus menjalani operasi darurat di rumah sakit. Dokter memperingatkan bahwa kondisi kehamilannya membuat operasi besar berisiko tinggi. Sang suami dengan penuh pengorbanan bersikeras untuk mendonorkan ginjalnya sendiri untuk menyelamatkan istrinya, meski sang istri memohon agar yang diselamatkan adalah anak mereka, bahkan rela menerima takdir jika anaknya tidak selamat. Operasi akhirnya berhasil bagi keduanya, dan bayi lahir dalam kondisi sehat. Namun, saat wanita itu sadar dan ingin bertemu suaminya, dokter mengungkapkan bahwa keluarga Dicky telah menjemput dan memindahkannya ke rumah sakit lain tanpa sepengetahuannya, meninggalkannya sendiri dalam kebingungan dan kecemasan.