Derick dan ibunya sedang makan di rumah. Derick memberitahu ibunya bahwa seorang pria yang disebutnya "Kakak", CEO Grup Halim, ingin memberinya pekerjaan di perusahaan itu dan mengantar Derick main Go. Sang ibu menganggap cerita anaknya sebagai bohong dan memintanya untuk makan. Namun, tak lama kemudian, ibu tersebut menerima telepon dari HRD Grup Halim yang mengonfirmasi panggilan kerja pada sore hari itu, membuatnya terkejut dan bingung.