Seorang pria menghampiri seorang anak di rumahnya, mengajaknya turun untuk bermain Go. Anak itu menolak karena ibunya melarangnya keluar. Pria itu terus membujuk, bahkan menawarkan untuk mengatur pekerjaan ibu anak tersebut jika ia membawa CV-nya. Anak itu akhirnya meminta pria itu menepati janji dan bersedia turun. Di tempat lain, seorang rekan pria itu bertanya mengapa ia begitu peduli pada anak tersebut. Pria itu menjelaskan bahwa ia memiliki banyak piala Go tetapi tidak punya medali Kejuaraan Dunia, dan ia melihat bakat besar pada anak itu. Ia berharap anak itu dapat mewujudkan impiannya.