Episode dimulai ketika narator melihat kakaknya memegang koin, memicu gosip bahwa kakaknya — disebut sebagai jenderal wanita — tak pantas dan bahkan dikatai pengemis oleh warga. Beberapa meremehkan, sementara Rino dan orang lain mempertanyakan bagaimana ia bisa menjadi jenderal. Seorang loper koran datang kepada Pak Eddy membawa koin dan pesan bahwa jenderal wanita menunggu di Kediaman Jani; Pak Eddy langsung memerintahkan menyiapkan mobil. Di gerbang Kediaman Jani pelayan mengejek dan mencoba mengusirnya; kakak itu berdiri di ambang jamuan, menghadapi hinaan dan harus memutuskan apakah ia akan masuk.