Di sebuah pertemuan, seorang adik membela kakaknya ketika beberapa orang mengejek penampilan dan status kakak itu. Para tamu terkejut mengetahui perempuan compang-camping itu memang kakaknya. Adik menjelaskan kakak membesarkannya dengan susah payah dan mencari nafkah secara jujur, lalu menegur mereka yang tak pernah menghasilkan apa-apa. Tawaran datang: seseorang berjanji membuatkan pakaian dan membeli perhiasan agar kakak tak kalah. Kakak menyatakan tak peduli pada penampilan dan menyatakan keluarga yang bergantung padanya tak layak mendapat perhatian, lalu menolak dihina. Episode berakhir dengan keputusan menerima atau menolak bantuan yang masih menggantung.