Di jamuan keluarga, Keluarga Jani menuntut lima puluh juta dan berusaha mengalihkan uang Rena menjadi milik Keluarga Jani sebelum putri ajudan Pak Eddy menikah; kabar bahkan menyebut perempuan itu hamil. Tiba‑tiba muncul kakak Rena, seorang pengemis, yang ingin menghadiri acara, lalu keluarga memasang syarat: jika Rena membawa kakaknya, Rena harus menyerahkan uang dan akta kepemilikan toko. Ibu khawatir, Rena membela kakaknya dan menolak memberikan toko kepada Keluarga Jani — ia mengatakan akan memberi hartanya pada kakaknya tapi tidak menyerahkan toko. Konflik soal akta dan kepemilikan masih menggantung.