Nenek menuntut cicit, dan anggota keluarga membalas dengan janji serta bahan candaan soal obat tradisional dan Cakra. Nyonya Muda menyiapkan kamar Tuan Muda, menyuruh pembantu Hastuti menata bunga untuk mandi dan terus mengirim pesan rayuan kepada suaminya bahwa ia sudah wangi. Kakak ipar ikut mengirim pesan manis, memicu bisik-bisik bahwa Kakak Ketiga beruntung. Tiba-tiba seorang wanita mengatakan ada urusan dan pulang duluan, meninggalkan rombongan minum; kepergiannya mengejutkan dan menimbulkan kecurigaan. Episode berakhir saat seseorang mengecek dan menghadapi pasangan dengan pertanyaan konfrontatif: "Kau ngapain? Suamiku."