Tuan Muda memerintahkan pembantunya mencari Cakra yang kabur, sementara Nyonya Muda ditahan tiga hari dan dipaksa 'cap jempol' yang ia tolak. Para pelayan dan warga berselisih: ada yang mengatakan Cakra telah pergi, ada yang menduga ia pura-pura mati untuk menghindari cerai. Tekanan meningkat ketika beberapa orang menyarankan menggantikan Nyonya dengan Kak Meri dan menyuruh beberapa orang memeganginya agar ia melakukan cap jempol. Nyonya Muda tetap menolak, dikekang untuk dipaksa. Episode berakhir dengan teriakan 'Hentikan!', meninggalkan ketidakpastian apakah ia berhasil menolak atau Cakra tiba tepat waktu.