Seorang wanita muda dan adiknya didatangi penagih yang menuntut uang ganti rugi atas robohnya pabrik ayah mereka yang menewaskan belasan orang. Penagih menekan selama 15 tahun tunggakan dan mengancam menjadikan wanita itu sebagai jaminan, satu bahkan mengaku 'lagi butuh istri'. Konflik memanas: penagih memukul, adik dan kakak berkelahi, kakak melindungi adiknya dan menjanjikan setengah bulan gaji dulu. Adik menawarkan berhenti sekolah untuk bekerja, tapi kakak menolak, berjanji akan mencari uang atau 'pinjam saja ke Cakra'. Utang dan ancaman pengambilannya tetap menggantung.