Episode dibuka dengan pelayan melapor bahwa Nyonya Muda menolak meneken surat cerai, sementara Nona Besar menyiksa dan mencemoohnya karena dianggap mempermalukan keluarga Laksa. Keluarga mendesak agar Hana memaksa 'si kurang ajar' tanda tangan; rencana paksa perceraian mulai disusun. Di sisi lain, Cakra pulang tiba-tiba dan mengerahkan orang mencari Sari yang kemungkinan pergi dugem, meski ada yang mengingatkan bahwa Cakra juga pernah dipaksa menikahinya. Nona Besar menuntut Nyonya Muda segera cap jempol—keputusan itu meninggalkan nasib perceraian dan Sari yang masih belum terselesaikan.