Sekelompok preman marah karena seorang pendatang baru memukul Delon; mereka merencanakan pembalasan malam itu, namun ragu karena takut jadi kasus pidana dan berusaha menyusun skenario agar korban terlihat menyerang dulu. Seorang anggota menahan amarah, mengatakan anak itu berpotensi dan tak layak dihancurkan. Adegan bergeser ke konfrontasi antara Delon dan sosok yang mengatakan 'jangan salahkan aku' sambil menuduh Delon keterlaluan, lalu memberi ultimatum: ikut aku kalau nggak mau mati. Delon mengeluh tak punya pilihan; penolong menjelaskan ia melihat potensi dan meminta Delon mendengarkan untuk keluar selamat. Pilihan Delon menggantung.