Yunis dan Kakak Putra Mahkota berangkat ke istana di tengah suhu dingin, sementara Yunis harus menanggung dingin karena mengenakan baju tipis tanpa bantuan pelayan. Mereka membahas keputusan mengirim seorang putri ke Balangga yang sudah diputuskan, dan Yunis merasa tidak mungkin dia yang dikirim. Konflik muncul ketika Yunis ingin menjaga seorang wanita bernama Yaya yang rela menjadi selir demi kebersamaan, namun Kakak Putra Mahkota menolak ide itu dan berencana memberikan status resmi kepada Yaya. Ketegangan bertambah saat Yunis menolak berbagi kereta dengan Yaya, hingga akhirnya Kakak Putra Mahkota sadar dari pingsan setelah pertolongan Yunis. Namun, hubungan mereka tetap tegang karena masa lalu dan pengkhianatan di salju yang belum terselesaikan.