Tisha terluka parah dan membutuhkan obat yang dipegang Putra Mahkota, namun terjadi ketegangan soal kebenaran kabar pernikahannya dengan Putra Mahkota yang dianggap bohong. Sementara itu, usaha penyembuhan Putri dengan obat keras berhasil menurunkan demamnya, walau meninggalkan efek samping batuk seumur hidup. Yunis, yang juga sakit, menyalahi diri sendiri karena telah pura-pura sakit dan merebut obat penting dari calon Permaisuri Kinaya, yang kemudian memerintahkan pengawal untuk menangkap Kinaya. Ketegangan meningkat saat Kinaya menghadapi tuduhan penghinaan dan ancaman hukuman di mahkamah, meninggalkan konflik status dan kekuasaan yang belum selesai.