Aruna dipaksa menyembunyikan jati dirinya: setelah ayahnya gugur, Raja mengangkatnya dengan identitas laki-laki untuk mempertahankan hak keluarga, dan ibunya memperingatkan bahwa pengungkapan berarti hukuman mati. Seorang pembunuh bayaran abad ke-21 yang kini terperangkap dalam tubuh itu bergulat dengan mimpi buruk dan harus berperan sebagai bangsawan hedonis. Teman seperjalanan mengajaknya melihat dunia luar; saat mereka bersenda, kedatangan Adipati Agung memicu kepanikan karena reputasinya yang kejam. Mereka kemudian berjajar memberi hormat kepada Pangeran Rian, dan adegan berakhir ketika seseorang memerintahkan 'Bangkitlah', meninggalkan ancaman identitas dan pilihan yang belum terjawab.