Seorang wanita diperiksa di hadapan Yang Mulia; ketakutannya sampai membayangkan kafan dan peti, lalu dia bertanya apakah dipilih menjadi selir sementara Yang Mulia menegaskan 'Besok aku bakal menyuruh orang menjemputmu ke rumah.' Dalam adegan lain, sekelompok pemuda termasuk Tuan Muda datang ke makam Tuan Arka; mereka menggali lubang untuk mengubur beberapa tael perak sebagai uang pelarian. Perempuan itu memohon kepada ayahnya agar melindungi dirinya dan membatalkan pertunangan dengan Adipati Agung karena ia tak sanggup melayaninya. Dengan permohonan ampun yang ditimbang dan rencana kabur yang dipersiapkan, keputusan dari Yang Mulia dan ayahnya masih menggantung.