Episode dibuka dengan tuduhan bahwa Musa dan Luna diam-diam mengkhianati seorang pria; dia bertekad menarik kembali mahar yang 'cukup untuk beli 10 kota' dan meminta ayahnya mendukung tindakan publik untuk menghancurkan mereka. Musa dan Luna diperingatkan akan menanggung akibatnya; percakapan bergeser saat seorang wanita menolak dinikahkan demi kekayaan dan menyuruh orang lain memberi tahu ayahnya. Secara tiba-tiba, perampokan terjadi di jalan: teriakan 'Dompetku!', pengejaran, dan ancaman menikam. Episode ditutup dengan jeritan 'Tolong!'. Kekerasan yang muncul menunda penyelesaian konflik publik yang baru saja dimulai.