Di depan warga, Musa memaksa mereka memilih apakah ia akan menikahi Wina (yang kini lumpuh setelah menyelamatkan seseorang) atau Luna; Iwan menuduh Musa menindas Wina karena berniat menceraikannya. Musa menjawab dengan sombong, menyatakan punya uang dan kemampuan, meremehkan kondisi Wina, lalu mengiming-imingkan 10 tael untuk setiap orang yang memilihnya (mendukung Luna). Warga yang tergoda mulai mencemooh dan memalukan Wina, sementara para pendukung meneriakkan dukungan untuk Luna. Episode berakhir dengan mayoritas berpihak pada tawaran uang, meninggalkan Wina terpinggirkan dan keputusan pernikahan beserta akibatnya menggantung.