Di istana, persiapan perjamuan ulang tahun Selir Surani memicu cekcok: beberapa bangsawan menghina Pangeran Yoel yang terluka dan cacat, menganggapnya pembawa sial serta meremehkan haknya minum teh atau duduk di kursi permaisuri. Pangeran Yuda dan kakak ipar saling bersitegang; Mulan, biasanya pasif, tiba-tiba membela Yoel hingga memancing pukulan ke arah Winda yang sedang hamil. Konflik memuncak saat seorang bangsawan menuduh Mulan berpihak, lalu Winda dipukul. Saat keributan merebak, diumumkan ruang baca kemalingan—insiden tak terduga yang meninggalkan ancaman dan pertanyaan belum terjawab.