Pak Bima menolak bertemu keluarga Tagara dan mencabut investasi di grup mereka sebagai tekanan. Keluarga Tagara dipaksa menandatangani kontrak yang mengharuskan mereka memutus hubungan dengan Wenny agar investasi tetap berjalan. Pak Bima mengancam akan menyebarkan tuduhan obat yang diberikan kepada dirinya jika mereka menolak. Wenny mencoba melawan keputusan tersebut, tapi Pak Bima menunjukkan kontrolnya dengan menegaskan bahwa dia yang berkuasa dan Wenny tak punya tempat tinggal. Ketegangan meningkat saat Wenny menolak menyerah dan menghadapi tekanan Pak Bima, menyisakan konflik yang belum selesai.