Santi membawa sayur organik dari orang tuanya ke panti, lalu Bu Joan dan beberapa pihak mengecamnya sebagai barang tak berharga dan berbahaya, memalukan panti. Gita disela saat membela; mereka menuduh sayur itu berpotensi merusak reputasi yang dibangun Gita dan Keluarga Salim serta mengancam penggalangan dana. Santi dihardik dan disuruh pergi, ketegangan meningkat ketika Bu Joan menegaskan panti tak mampu menanggung skandal. Titik balik datang saat Pak Jodi masuk mengumumkan sumbangan 200 miliar dari nona besar Grup Jafa. Namun Santi tetap terpinggirkan, dan dampak uang besar terhadap nasibnya belum terjawab.